Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Aku Iri Padamu

Suatu kebetulan ketika aku dan kamu bertemu
Diciptakan lalu dipertemukan
Suatu kebetulan aku dan kamu menjadi akrab
Berjalan beriringan
Kamu selalu bersamaku
Suatu kebetulan aku mengerti tentangmu
Begitupun sebaliknya
Suatu kebetulan kamu menjadi antonim bagiku
Ketika kamu putih aku hitam
Nampaknya aku mulai iri padamu
Berada dititik terjenuh melihat hidup
Betapa bahagianya dirimu bersama mereka
Bahkan hanya sekedar untuk bercengkrama waktu setiap bulan selalu tersisihkan
Betapa mirisnya diriku
Tak pernah bisa keluar dari pagar besi yang mereka buat
Ku coba namun tak akan pernah berhasil
Seribu cara selalu ku mulai
Aku ingin pergi meninggalkan pagar-pagar besi ini
Saya lelah


Yogyakarta, 13 oktober 2017
Benar,  ingin
Tunggu ku pergi
Dan catatan ini menjadi saksi

S A M U D R A

19 tahun berlayar, mengarungi samudra lepas. Kapal reyot yang masih layak pakai inilah yang selalu menemani kemanapun ombak membawaku. Terlihat kuat memang dihantam berjuta-juta kali ombak. Diterpa angin badai yang cukup kuat.

Tapi akibatnya kapalku kini mulai rapuh, reyot sedikit-dikit aku harus berlabuh. Menepi, memperbaiki. Perlahan-lahan namun pasti.

19 tahun tak pernah absen untuk mengelilingi samudra luas, lepas tapi tak pernah lepas. Pergi namun terjerat. Bebas namun tak berguna. Luas namun menyempit. Besar namun mengecil.

Semakin lama, semakin terjerat ditengah-tengah ombak. Mencoba keluar namun semakin masuk. Akhirnya nahkodapun mulai menggila. Stress memikirkan kapal reyotnya yang terjebak ditengah pasang surutnya air laut. Tak sanggup menepi. Jalan satu-satunya hanya melanjutkannya.

Lalu, hanya beberapa pilihan dihadapan. Tenggelam didasar laut atau jatuh ke perut hiu ditengah laut.

Yogyakarta, 21 Agustus 2017
A-
Capek! Ingin bebas!
Kupikir KTP ini tak berfungsi!
Dimana, D…

Bagaimana Caramu Mendeskripsikan Keluarga?

Bagaimana caramu mendeskripsikan keluarga?
Semudah ayahmu mengajakmu berbicara tentang sekolahmu
Semudah ibumu menanyakan kapan waktu luangmu dan pergi bersama keluarga hanya untuk mengunjungi keluarga lain di suatu tempatnya
Semudah kakakmu membelikan novel favoritmu atau sekedar mengajak menonton film favoritmu tentu saja dia yang membayarnya
Semudah adikmu meminta tolong mengerjakan tugasnya atau merengek untuk menemani membeli ramen
Bagaimana caramu mendeskripsikan keluarga?
Semudah ketika kamu sakit lalu satu rumah mengkhawatirkanmu?
Berbeda
Kali ini seseorang anak yang ku sebut Dia sakit
Hanya berdiam diri di dalam kamarnya
Tak pernah keluar kamar selama 3 hari
Menderita sendiri
Setelah ia mampu berjalan ia akhirnya membuka pintu kamarnya
Lalu tanpa basa-basi dengan suara keras dan bentakan
Ayahnya berkata "BAGAIMANA BISA KAMU SELALU BETAH TINGGAL DI KAMAR SELAMA 3 HARI TANPA KELUAR KAMAR?"
Ibunya pun menimpali "BAGAIMANA BISA SEPERTI ITU? TIDAK MEMBERESKAN PEKER…

Bagaimana?

Tak terhitung
Bagaikan buih di lautan sana
Tak pernah lelah
Bagaikan batu karang yang selalu dihempas ombak
Ribuan kata "tidak"
Telah kau jadikan teman
Teman bersanding setiap kesunyian
Kesepian
Seduhan teh menjadi penghangat
Atau
Seruputan kopi menjadi penjaga
Ah!
Kau simpan kemana keteguhanmu itu?
Begitu cepatnya kau pergi ke gunung
Setelah kau kram di pantai
Bagaimana kau melakukannya?
Lalu hari ini kamu kram berada di gunung tanpa kata "tidak"
.
Yogyakarta, 18 Juni 2017

Diambang batas keyakinan

Hai
Kata yang selalu kau ucap
Bukan untukku saja

Hai
Teh manis yang selalu kau sesap
Menenangkan dirimu saja

Hai
Kamu, manusia tak bersayap
Terimakasih telah bersahaja

Hai
Ku ucapkan selamat
Tinggal
Untuk kita
Yang tak pernah ada

Hai
Jangan mencari kita
Yang tak lagi ada

Hai
Tutup saja

Hai
Sudahlah
Tak berada

Yogyakarta, 24 Mei 2017
Melankolis di seberang toilet -katanya

Selamat Ulang Tahun Alma~!

10 Mei 1998 bayi mungil berjenis kelamin perempuan lahir dari rahim ibunya Menjadi pelengkap keluarganya Menjadi pemanis hidupnya
10 Mei 2002 akhirnya kau tumbuh dengan cepat Menurut ceritamu Kau dari dulu sama Sama-sama nakal Tak bisa diam
10 Mei 2005 7 tahun usiamu Ulangtahun pertamamu Tiup lilin dengan kue untuk pertama kalinya Puluhan kado kau dapatkan Ratusan doa terucap Banyaknya teman kau dapat
10 Mei 2012 Hai akhirnya kita berjumpa Terimakasih kepada Tuhan yang mengirimkan malaikat kecilnya untukku Terimakasih sudah mengenalkannya untukku Terimakasih untuk ibu dan ayahnya yang sudah merawatnya Untuk pertama kalinya aku mengucapkan Selamat Ulang Tahun Gadis manis periang tak bisa diam~!
10 Mei 2015 Happy SweetSeventeen Alma~! Doaku untukmu Selalu terpanjatkan setiap waktu Maaf aku hanya secuil dari keringatku yang bisa ku berikan padamu
10 Mei 2017 Sebelum usiamu menginjak kepala 2 Nikmati tahun terakhirmu di usia 19 ini Hanya doa yang ku berikan Tak ada perayaan Tak ada kejut…

Yogyakarta, 25 April 2017

Sore itu di sebuah pom bensin.
Mengisi si manis yang telah kehausan.
Sebelum dia tak bisa mengantarkanku kemana-mana lagi.
Atau aku harus mendorongnya ke tempat terdekat mendapatkan bahan bakarnya.
–pukul 16.16–
Dia sang pengemudi si manis yang duduk di depanku sembari mematikan mesin manis.
'Butiran debu' yang memekakan telingaku kala itu.
Disetel keras-keras pengisi kebosanan para pekerja pom.
Keheningan tercipta diantaraku dan dia, si pengemudi.
Tiba-tiba aku berceletuk sambil melihat ke arah jam dan mendengarkan lantunan 'butiran debu'
"Kamu kenapa e? Kok sabar banget sama aku?"
"Ha?"
"Iya sabar"
"Sabarnya gimana?"
"Iya sabar banget gitu"
"Iya emang aku orangnya kayak gitu"
-aku terdiam
Lalu aku berbicara pada diriku sendiri
"Pengemudi ini memang seperti itu"
"Wah dia memang baik serta sabar"
"Wah aku salah sangka"
"Sangat PeDe sekali aku"
"Ku kira dia baik unt…